Thursday, 15 October 2015

Pemberdayaan Koperasi Serba Usaha Berkah Mandiri Sejahtera Cikarang Sama Dengan Pemberdayaan Koperasi Serbah Usah Berkah Mandiri Pringsewu

Filled under:

Koperasi Serba Usaha Berkah Mandiri Sejahtera, yang berlokasi di Ruko Villa Mutiara Cikarang 2 Blok R1 No 21 dan 25, Desa Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, telah diberi police line, sejak Senin (12/10) malam
Kasus investasi bodong Koperasi Serba Usaha Berkah Mandiri Sejahtera membuat geger seantero Cikarang. Sama seperti model Koperasi Serbah Usah Berkah Mandiri Pringsewu, paket investasi Pemberdayaan yang ditawarkan oleh Koperasi Sebra Usaha (KSU) Berkah Mandiri Sejahtera memakan korban lebih dari 1600 orang dengan kerugian mencapai belasan miliar.


Koperasi yang beralamat di Vila Mutiara Cikarang, Desa Ciantra, Cikarang Selatan, tersebut menawarkan paket investasi yang namanya pemberdaayaan seharga Rp5.500.000 untuk 700 liter minyak goreng bermerek Tropical yang akan diberikan dalam waktu 7 bulan. Selain itu koperasi tersebut menawarkan bonus pada bulan kedua sampai bulan ketujuh dengan 5 liter setiap bulannya. Jadi total yang peserta dapatkan dari bulan kedua sampai ketujuh sebanyak 105 liter.

Tak ayal lagi paket ini membuat warga Cikarang, bahkan sampai ke Kota Bekasi dan Jakarta tergiur untuk mengikuti program gila ini. Mulai dari yang ragu dengan hanya membeli satu paket sampai yang memborong hingga ratusan paket. Apa itu sama persis seperti Program Pemberdayaan Koperasi Serba Usaha Berkah Mandiri Pringsewu yang diluncurkan oleh Edi Apri Rahman, bahkan menurut isu yang berkembang salah satu pengurus Koperasi Serba Usaha Berkah Mandiri Sejahtera masih mempunyai hubungan saudara dengan Edi Apri Rahman atau Istrinya Siti Soleha.

Program Pemberdayaan Koperasi Serba Usaha Berkah Mandiri Sejahtera Cikarang Bekasi ini sama dengan Koperasi Serbah Usah Berkah Mandiri Pringsewu. Pada bulan pertama semua paket diterima peserta dengan lancar dan sesuai. Namun, pada bulan kedua, pencairan paket tak kunjung terlaksana dengan alasan auditing dari pihak koperasi. Beberapa peserta yang cukup beruntung lancar selama tujuh bulan sesuai perjanjian, namun kabanyakan mandek pada bulan kedua.

Tidak kunjung mendapatkan jawaban, para peserta kompak melaporkan hal tersebut ke Polresta Bekasi sehingga pada Senin (12/10), kepolisan menyegel kantor KSU Berkah Mandiri Sejahtera dan menangkap 6 orang, yakni AS selaku ketua koperasi, AT selaku bendahara, DH selaku sekretaris, SB selaku bagian gudang, lalu YT dan AY dengan laporan penipuan dan penggelapan pasal 378 KUHPidana atau Sub Pasal 372 KUHPidana juncto Pasal 64 KUHPidana.

Hari ini, Rabu (14/10), tersiar kabar keenam tersangka tersebut dilepas kepolisan sehingga membuat ratusan orang korban dugaan penipuan KSU Berkah Mandiri Sejahtera membanjiri Mapolresta Bekasi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Cikarang Utara.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Komisaris Raden Muhammad Jauhari, mengatakan kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Enam orang sudah kita tangkap. Tadi kan warga sudah datang karena ada kabar kita lepas mereka dan mereka lihat sendiri para tahanan masih ada,” ungkapnya kepada GoBekasi.co.id, Rabu (14/10).

Menurut informasi yang GoBekasi.co.id dapatkan dari para peserta, muncul nama AU yang berperan sebagai pembina KSU Berkah Mandiri Sejahtera dan mendadak menghilang. Hal tersebut membuat mereka meminta kepolisian menyelidiki kasus ini lebih lanjut dan segera menangkap AU yang diduga actor di balik KSU Berkah Mandiri Sejahtera tersebut.


0 comments:

Post a Comment